WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pakistan akan terus berperan dalam memfasilitasi dialog antara Iran dan Amerika Serikat (AS), kata Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, saat penutupan perundingan, Minggu (12/4/2026).
“Pakistan telah dan akan terus memainkan perannya untuk memfasilitasi keterlibatan dan dialog antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat di hari-hari mendatang,” ujar Dar dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga:
Perang Iran Tanpa Pemenang, Posisi Netanyahu Dinilai Lemah
Pakistan berharap kedua pihak akan melanjutkan upaya untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan dan kemakmuran di kawasan. Ia juga menegaskan pentingnya kedua pihak untuk tetap mematuhi komitmen terhadap gencatan senjata.
Iran dan AS menggelar perundingan di Islamabad, Sabtu (11/4/2026) setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Teheran pada Rabu (8/4/2026) malam.
Wakil Presiden AS J.D. Vance, yang menjadi negosiator utama pihak Amerika Serikat, Minggu, menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan panjang tersebut, serta menegaskan bahwa delegasi AS akan kembali ke negaranya tanpa membawa hasil kesepakatan.
Baca Juga:
Iran Ubah Selat Hormuz Jadi “Gerbang Tol”, Potensi Cuan Ratusan Miliar Dolar Dampak Perang Memanas, Iran Kenakan Tarif Kapal di Selat Hormuz
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.