Ia menjelaskan singa gunung lebih sering terlihat pada musim dingin karena mengikuti pergerakan rusa dan elk ke dataran yang lebih rendah.
Van Hoose mengimbau masyarakat agar membuat suara keras, mengangkat benda di atas kepala untuk terlihat lebih besar, serta mundur perlahan jika bertemu singa gunung di alam liar.
Baca Juga:
Orangutan Tapanuli Kian Terdesak, Habitat Terpecah dan Populasi Nyaris Punah
Colorado diperkirakan menjadi habitat bagi sekitar 3.800 hingga 4.400 ekor singa gunung dewasa, tidak termasuk anak singa gunung.
Populasi satwa tersebut meningkat sejak 1965 setelah diterapkannya kebijakan pengelolaan satwa yang lebih mendukung.
Singa gunung memiliki wilayah sebaran terluas di antara mamalia asli Benua Amerika selain manusia, membentang dari Kanada bagian barat hingga Argentina.
Baca Juga:
Bandung Barat Geger, Macan Tutul Jawa Kabur dari Lembang Park and Zoo
Di Amerika Serikat, singa gunung kini punah atau terancam punah di wilayah timur dan lebih banyak ditemukan di negara bagian barat.
Singa gunung dewasa dapat mencapai panjang lebih dari 1,8 meter dengan berat sekitar 60 kilogram atau lebih serta memiliki ekor berujung hitam.
Makanan utama singa gunung adalah rusa, dengan teknik berburu mengendap sebelum menerkam mangsa dari posisi yang lebih tinggi seperti pepohonan atau bebatuan.