Monumen itu juga mengindikasikan besarnya keterlibatan Korea Utara dalam perang Rusia. Analisis menyebut terdapat 2.288 nama tentara yang tercantum di dinding marmer, serta ratusan makam dan ribuan kompartemen abu kremasi. Area tersebut bahkan masih menyediakan ruang tambahan, menandakan potensi bertambahnya korban.
Pejabat Korea Selatan dan Barat memperkirakan lebih dari 10.000 tentara Korea Utara telah dikerahkan ke wilayah Kursk, Rusia, dengan ribuan di antaranya tewas atau terluka. Namun angka tersebut belum pernah diakui secara resmi oleh Pyongyang.
Baca Juga:
Ucapan Paskah dari Prabowo Tuai Apresiasi Putin dalam Pertemuan Bilateral
Peresmian kompleks ini juga dihadiri pejabat Rusia dan disertai pesan dari Presiden Vladimir Putin. Sejumlah peralatan militer turut dipamerkan, termasuk tank Leopard buatan Jerman dan Abrams dari Amerika Serikat, meski analis meragukan asal-usul langsungnya dari medan tempur yang melibatkan pasukan Korea Utara.
Sementara itu, sejumlah kecil tentara Korea Utara diketahui berhasil ditangkap hidup-hidup oleh pasukan Ukraina. Beberapa mengaku tidak mengetahui akan dikirim ke medan perang hingga saat terakhir. Bahkan, setidaknya satu tentara menyatakan penyesalan karena gagal bunuh diri, bukan karena tertangkap.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.