Pihak kepolisian memperkirakan Bang Si-Hyuk memperoleh keuntungan sekitar 200 miliar won atau setara dengan 136 juta dolar AS.
Dana tersebut diduga berasal dari skema pembagian keuntungan atas penjualan saham setelah perusahaan resmi melantai di pasar saham.
Baca Juga:
Ratusan Gerai Domino's Pizza Tutup, Rugi Rp56,8 Miliar
Saat ini, proses hukum terkait permohonan penangkapan masih berada dalam tahap peninjauan di pengadilan.
Keputusan akhir akan ditentukan oleh hakim setelah mempertimbangkan bukti dan keterangan yang diajukan.
Sementara itu, penyidik terus mengumpulkan tambahan alat bukti guna memperkuat dugaan pelanggaran yang sedang diselidiki.
Baca Juga:
HYBE Umumkan BTS Comeback Maret 2026, Siap Masuki Babak Baru
Dari pihak terlapor, tim hukum Bang Si-Hyuk menyatakan bahwa kliennya bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.
Mereka juga menegaskan komitmen untuk mengikuti seluruh prosedur hukum serta memberikan klarifikasi resmi atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Kasus ini turut menjadi sorotan luas karena dinilai berpotensi memengaruhi reputasi HYBE di tengah aktivitas para artis yang berada di bawah naungannya.