WahanaNews.co, Jakarta - Presiden Ekuador Daniel Noboa menerapkan darurat nasional usai bos narkoba Los Choneros, Jose Adolfo Macias alias Fito kabur dari penjara pada akhir pekan lalu.
Sehari usai Fito kabur tepatnya pada Senin (8/1/24), Noboa memberlakukan status darurat dan aturan jam malam.
Baca Juga:
Napi Narkoba Bakal Terima Amnesti, Menkum: Hanya 700 Orang
Noboa juga mengerahkan tentara di jalan-jalan dan penjara selama 60 hari. Langkah dan status darurat itu bertujuan untuk mencari bos Los Choneros.
Juru bicara kepresidenan Ekuador Roberto Izurieta mengatakan negara berusaha semaksimal mungkin terkait kasus tersebut.
"Kekuatan penuh negara dikerahkan untuk menemukan individu yang sangat berbahaya ini," kata Izurieta.
Baca Juga:
ABK Kapal Kayu di Batam Bawa Sabu dari Malaysia, Jika Sampai Jakarta Dibayar Rp300 Juta
Lebih lanjut, Izurieta mengatakan Fito merupakan penjahat dengan karakteristik yang sangat berbahaya dan cenderung melakukan aktivitas terorisme.
"Pencarian terus berlanjut, dia akan ditemukan. Dia harus ditemukan," ujar jubir itu.
Di bawah status ini, angkatan bersenjata Ekuador mendapat dukungan politik dan hukum untuk menjalankan tugas melawan "teroris narkotika."