Ia
mengatakan, mereka dapat mulai bekerjasama sebelum akhir era
virus Corona untuk masa depan bangsa.
Dia
kemudian menyampaikan simpati terdalamnya atas perginya Perdana Menteri Bahrain,
Khalifa Bin Salman al-Khalifa.
Baca Juga:
Israel Menolak Serahkan Masjid Ibrahimi, Tutup Semua Akses untuk Idulfitri
"Berharap
bersama-sama, kita akan menemukan saat-saat yang bahagia," ujarnya.
Menteri
Luar Negeri Bahrain berterima kasih kepada Reuven atas sambutan hangat dan
pernyataan murah hati yang datang dari hati.
Dia
menyatakan, Bahrain adalah negara yang percaya pada nilai-nilai
perdamaian, hidup berdampingan, toleransi, menghormati orang lain, dan hidup
berdampingan meskipun ada perbedaan.
Baca Juga:
Serangan Udara Israel di Gaza Makin Brutal, Korban Sipil dan Jurnalis Berjatuhan
Ia
mengatakan, Raja Bahrain telah bekerja untuk mewujudkannya,
menyebarkan nilai-nilai ini ke seluruh wilayah.
Meskipun
perdamaian itu tidak mudah, Menteri Luar Negeri Bahrain menegaskan, Israel dan Bahrain akan mengatasi tantangan bersama.
Karena rakyat Timur Tengah layak mendapatkan dan mencapai perdamaian untuk
semua dan mencapai kemakmuran.
Mereka
kemudian bersulang untuk Raja Bahrain dan rakyat Bahrain. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.