Kematian dia pun memicu gelombang demonstrasi di Iran, bahkan hingga menjadi kerusuhan.
Mereka turun ke jalan untuk menuntut keadilan dan menyerukan kebebasan yang kini semakin terkikis di negara Timur Tengah itu.
Baca Juga:
Wuih, Jorok... Pria Iran Ini Tak Pernah Mandi Selama 60 Tahun!
Para pedemo di Iran menyampaikan protes dengan beragam aksi, mulai dari melepas hijab di ruang publik hingga mencukur habis rambut.
Dalam kesempatan ini, Azad membantah Amini meninggal karena kekerasan.
"Beberapa hari lalu, 19 spesialis hadir di parlemen Iran. Mereka menyatakan Amini meninggal bukan karena kekerasan maupun pemukulan, melainkan Amini mengalami jejak gangguan otak sehingga meninggal dunia."
Baca Juga:
Jual Jasa Operasi Plastik hingga Bayi Tabung, Iran Siap Pikat Wisatawan Medis Global
Ia juga menyalahkan Barat dan rezim Zionis sebagai dalang atas kerusuhan yang mengguncang Iran.
Terpisah, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei menegaskan kerusuhan yang terjadi di negaranya telah direncanakan sebelumnya oleh Barat.
Khamenei menilai, jika Amini tak meninggal, pihak musuh akan mencari alasan lain untuk mengacaukan Iran. [tum]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.