WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin diketahui mengunjungi kampus Bauman Moscow State Technical University yang terletak di tepi Sungai Yauza, Moskow Timur, pada Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Putin berkeliling kampus dan bertemu dengan para mahasiswa sarjana sembari membanggakan rencana ambisius Moskow untuk misi luar angkasa ke Bulan dan Mars.
Baca Juga:
Soal RI Bakal Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Purbaya Angkat Suara
Mengutip laporan investigasi The Guardian, seperti dilansir dari CNBC Indonesia, Jumat (8/10/2026) dalam pertemuan tersebut, Putin memberikan motivasi kepada para mahasiswa dengan menyatakan bahwa mereka memiliki segalanya yang dibutuhkan untuk menjadi kompetitif di kancah dunia.
Namun, laporan resmi Kremlin mengenai kunjungan tersebut sama sekali tidak menyebutkan keberadaan sebuah fakultas rahasia di dalam universitas tersebut yang dikenal sebagai Departemen 4 atau "Pelatihan Khusus".
Fakultas ini menjadi tempat bagi sekelompok mahasiswa terpilih yang dipersiapkan secara diam-diam untuk berkarier di GRU, yakni direktorat intelijen militer Rusia. Para agen dari direktorat ini dikenal telah meretas parlemen negara-negara Barat, meracuni pembangkang di luar negeri, hingga mencampuri urusan pemilu di seluruh Eropa dan Amerika Serikat.
Baca Juga:
Ucapan Paskah dari Prabowo Tuai Apresiasi Putin dalam Pertemuan Bilateral
Mantan pejabat senior pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa proses rekrutmen ini sering kali dimulai sejak masa sekolah, di mana calon agen dipantau sebelum akhirnya masuk ke Bauman dan bergabung dengan dinas rahasia. Menurut sumber tersebut, skema ini merupakan bagian dari jalur pipa kaderisasi intelijen yang sistematis.
Jalur langsung dari salah satu institusi paling bergengsi di Rusia menuju aparat intelijen militer ini terungkap melalui lebih dari 2.000 dokumen internal Bauman yang diperoleh oleh konsorsium jurnalis dari enam media, termasuk The Guardian, Der Spiegel, Le Monde, The Insider, Delfi, dan VSquare. Dokumen yang mencakup aktivitas hingga tahun 2025 tersebut memuat silabus kursus, catatan ujian, kontrak staf, hingga penempatan karier lulusan di unit siber paling ditakuti.
Kurikulum Rahasia