"Diamnya Amerika dan diamnya pihak lain di dunia, hanya akan menyemangati Putin. Setiap serangan teroris Rusia adalah alasan yang cukup untuk memberikan sanksi baru terhadap Rusia," tulis Zelensky melalui Telegram.
Dari pihak Amerika, Presiden Donald Trump memberikan pernyataan yang menyiratkan ketidaksenangannya terhadap aksi Rusia.
Baca Juga:
Trump Setujui Penjualan 3.350 Rudal Jarak Jauh ERAM Kepada Ukraina
"Saya tidak senang dengan apa yang dilakukan Putin. Dia membunuh banyak orang dan saya tidak tahu apa yang terjadi pada Putin," ucap Trump.
"Saya sudah lama mengenalnya. Saya selalu akur dengannya, tetapi dia mengirim rudal ke kota-kota dan membunuh orang, dan saya sama sekali tidak menyukainya," tambahnya.
Ironisnya, serangan ini terjadi di tengah persiapan pertukaran tahanan antara kedua negara, di mana masing-masing pihak sepakat menukar 1.000 orang tahanan.
Baca Juga:
Satriya Kumbara Kian Terjepit: Dicabut Status WNI, Rusia Angkat Tangan
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.