Trump juga menyampaikan rencana masuknya perusahaan minyak dan gas AS ke Venezuela untuk investasi besar sekaligus mengelola infrastruktur energi di negara tersebut.
"Perusahaan-perusahaan minyak dan gas Amerika Serikat kami, yang terbesar di manapun di dunia ini, akan masuk (ke Venezuela) untuk mengeluarkan investasi miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak," ujarnya.
Baca Juga:
PLN Belum Ubah Biaya Tambah Daya Juni 2026, Tarif Masih Mengacu Ketentuan Lama
Pernyataan Lavrov ini mempertegas kritik Rusia bahwa kebijakan luar negeri AS semakin agresif dan berfokus pada dominasi energi global, terutama di wilayah dengan cadangan minyak besar seperti Venezuela dan Iran.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.