Tim kemanusiaan berulang kali memperingatkan risiko serius yang dihadapi anak-anak, terutama mereka yang mengalami kekurangan gizi, serta kelompok rentan lainnya, akibat tenda yang kerap terendam banjir.
Dalam pembaruan situasi yang dirilis pada Selasa, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengonfirmasi terjadinya banjir bandang menyusul badai hujan terbaru.
Baca Juga:
WHO Cabut Status KLB Polio Indonesia, Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan
Dampak paling parah dirasakan oleh warga yang tinggal di dataran rendah, kawasan pesisir, serta mereka yang berlindung di bangunan dan tenda yang tidak layak.
Air laut kembali merendam tenda-tenda pengungsi, termasuk di wilayah Al Mawasi, Khan Younis. Kondisi tersebut membuat banyak tempat penampungan tidak lagi dapat dihuni.
Curah hujan tinggi memaksa banyak keluarga yang sebelumnya telah berulang kali mengungsi akibat konflik untuk kembali berpindah ke lokasi yang lebih tinggi setelah seluruh barang kebutuhan mereka basah dan rusak.
Baca Juga:
Obesitas Anak Meningkat, UNICEF Desak Regulasi Ketat Industri Makanan
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.