Dalam kejadian itu, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berhasil selamat meski mengalami patah tulang setelah melompat dari atap rumah saat berusaha melarikan diri.
Selain anak-anak, dua perempuan dewasa juga menjadi korban tembakan, termasuk istri pelaku yang mengalami luka sangat serius setelah ditembak pertama kali.
Baca Juga:
Aturan PMSE Baru Diteken, Mendag Perkuat Perlindungan Konsumen dan UMKM di Era Digital
Setelah melakukan penembakan, pelaku sempat membajak kendaraan dan melarikan diri hingga akhirnya ditembak mati oleh polisi usai kejar-kejaran.
Data dari Gun Violence Archive mencatat setidaknya telah terjadi 114 penembakan massal di Amerika Serikat sepanjang tahun ini.
Wali Kota Shreveport, Tom Arceneaux, menyebut tragedi ini mengguncang seluruh kota dan meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat.
Baca Juga:
Tiga Proyek PGE Masuk Green Book, Dana Rp8,6 Triliun Siap Mengalir dari Dunia Internasional
"Ini mengguncang seluruh kota. Ini berdampak bagi kita semua," katanya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.