WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketegangan di Timur Tengah meledak menjadi aksi militer terbuka. Iran menggempur Israel dengan rentetan rudal balistik dalam serangan yang mengejutkan pada Jumat (13/6/2025) malam.
Serangan ini merupakan kelanjutan dari eskalasi berdarah setelah kematian sejumlah jenderal penting Iran akibat serangan udara Israel sebelumnya.
Baca Juga:
Gaza Kembali Digempur Militer Israel, Dua Pejabat Tinggi Pertahanan Hamas Tewas
Warga Israel dilanda kepanikan massal, berlarian mencari perlindungan ketika sistem peringatan dini berbunyi. Langit malam berubah menjadi medan perang.
Rudal-rudal berkecepatan tinggi meluncur deras menuju wilayah Israel, memaksa pertahanan udara IDF bekerja ekstra keras.
Juru bicara militer Israel (IDF), Brigadir Jenderal Effie Defrin, menyebut sebagian besar rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara atau jatuh sebelum sempat mencapai sasaran.
Baca Juga:
Muncul 'Kampung Israel' Johor, Anwar Ibrahim: MalaysiaTidak Mengakui Negara Israel
“Ada sejumlah kecil benturan pada gedung, beberapa disebabkan oleh pecahan intersepsi,” katanya.
Namun, serangan itu tetap menimbulkan korban.
Lebih dari 60 orang dilaporkan terluka. Seorang perempuan dalam kondisi kritis, satu lainnya luka berat, delapan orang luka sedang, sisanya luka ringan atau mengalami kecemasan berat.