Dampak dari memanasnya konflik ini kian nyata dirasakan oleh masyarakat global, terutama akibat terganggunya jalur pasokan energi dunia. Penutupan selat tersebut, yang merupakan saluran kritis untuk minyak, telah menimbulkan kekacauan pada perekonomian, menyebabkan harga minyak melonjak secara global dan melonjaknya harga bensin di AS.
Bahkan berdasarkan data terbaru, harga rata-rata nasional untuk bensin di AS telah menyentuh angka US$ 4,51 (Rp 72 ribu) per galon pada hari Minggu, menurut laporan AAA.
Baca Juga:
Dihujani Teror Usai Bongkar Kasus Andrie Yunus, Ketua HMI Jabar Dapat Ancaman Mengerikan
Saat ini kedua belah pihak masih bertahan dengan ego masing-masing di meja perundingan tanpa ada yang mau mengalah. AS menuntut agar Iran membatalkan program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz.
Sebaliknya, Iran menuntut ganti rugi atas kerusakan akibat perang, diakhirinya blokade ekonomi, serta penghentian segera seluruh pertempuran, termasuk konflik yang terjadi di Lebanon.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.