Pakistan disebut memainkan peran penting sebagai mediator dalam upaya mempertemukan posisi Washington dan Teheran.
Namun, kedua pihak masih terpaut jauh setelah masing-masing menolak proposal terbaru yang diajukan untuk mengakhiri konflik.
Baca Juga:
Teknologi Canggih Tak Menjamin, F-35 Ternyata Rentan Karatan
Media Iran melaporkan Teheran mengusulkan penghentian perang di seluruh front, pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran, serta jaminan bahwa tidak akan ada serangan lanjutan.
Dalam perundingan di Islamabad pada April lalu, Wakil Presiden AS JD Vance disebut meminta Iran menghentikan pengayaan uranium setidaknya selama 20 tahun.
Meski demikian, ini menjadi kali pertama Trump secara terbuka menyebut angka 20 tahun sebagai dasar kompromi yang mungkin diterima.
Baca Juga:
Suami Wajib Cari Nafkah Digugat ke MK, Aturan Istri Urus Rumah Dipersoalkan
Pada masa jabatan pertamanya, Trump menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir 2015 yang dirancang pada era Presiden Barack Obama.
Saat itu, Trump menentang apa yang disebut sebagai "klausa senja", yakni ketentuan yang memungkinkan pembatasan terhadap Iran berakhir setelah jangka waktu tertentu.
Sampai saat ini, Israel belum memberikan respons resmi atas pernyataan terbaru Trump.