Secara umum, rangkaian agenda kunjungan ini difokuskan untuk membuka dan memperluas peluang kerja sama di sektor agribisnis.
“Kami memiliki beberapa perusahaan AS yang ingin menjual produk mereka di sini, jadi mereka akan mengadakan apa yang kita sebut pertemuan bisnis-ke-bisnis. Mereka akan duduk di meja dan mengadakan beberapa pertemuan untuk berdiskusi dengan pembeli Indonesia dan melakukan diskusi bisnis,” ujarnya menjelaskan.
Baca Juga:
Akibat Dimakan Kutu Kasur, Seorang Napi Tewas di Dalam Sel Penjaranya
Sementara itu, para pejabat Departemen Pertanian dari sejumlah negara bagian AS juga akan memanfaatkan kunjungan ini untuk mempelajari secara langsung berbagai potensi kerja sama yang tersedia di Indonesia, khususnya di sektor pertanian dan pangan.
“Sehingga mereka dapat membantu lebih banyak orang dari negara bagian mereka memahami peluang yang mungkin ada di sini,” ucap Lisa.
Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian AS Luke Lindberg juga dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan resmi dengan pejabat pemerintah Indonesia.
Baca Juga:
Bocah Palestina Meninggal Akibat Serangan Jantung saat Lari dari Kejaran Tentara Israel
Pertemuan tersebut akan membahas penguatan kerja sama antar pemerintah (government-to-government) di bidang pertanian dan perdagangan.
“Jadi, ada berbagai macam pertemuan yang berlangsung. Tapi, seperti yang dikatakan Duta Besar Haymond, semuanya tentang meningkatkan hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” kata Lisa menekankan.
Kunjungan delegasi Departemen Pertanian AS beserta para pengusaha ke Indonesia ini bukanlah yang pertama.