“Sehingga, dampak kepada masyarakat dan mata pencaharian bisa ditekan. Sebab, itu bisa berdampak kepada wabah penyakit, kita pernah memiliki COVID-19. Kami ingin belajar untuk menjadi tangguh sehingga hidup bisa berlanjut,” sambungnya.
Meski, telah memiliki sistem tersendiri terkait kebencanaan, namun Nalumango menyebut hal itu belum sepenuhnya memadai di Zambia.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Sebut Program MBG Jadi Sorotan Dunia, Banyak Negara Ingin Tiru
“Bencana yang kami miliki terkait gempa dimana kami tentunya tidak bisa membandingkannya dengan Indonesia. Tetapi, kami mengelola dengan cara pertama-tama adalah melakukan mitigasi. Saat ini kami melakukannya melalui peringatan dini, dengan berbagai sistem yang mereka letakkan di tempat sebagai peringatan dini nasional. Hal itu belum cukup,” tandas Mutale Nalumango. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.