“Rusia jelas-jelas tidak menginginkan gencatan senjata saat ini,” ujarnya dikutip CNBC, Selasa (30/12/2025).
Sebelumnya, Trump menyampaikan bahwa pembicaraannya dengan Zelenskyy berlangsung positif, meskipun ia mengakui masih terdapat persoalan krusial yang sulit diselesaikan.
Baca Juga:
Awal Januari, Ukraina Gelar Serangkaian Pertemuan Internasional Bahas Jaminan Keamanan
“Masalah tanah (territorial),” jawabnya singkat saat ditanya wartawan.
Trump menjelaskan bahwa sebagian wilayah Ukraina telah dikuasai Rusia, sementara wilayah lainnya berpotensi direbut jika konflik berlanjut.
“Sebagian lagi masih bisa diambil alih, sehingga lebih baik segera mencapai kesepakatan,” ucapnya.
Baca Juga:
Damai Ukraina–Rusia Tersisa 10 Persen, Zelenskyy Ingatkan Ancaman Invasi Berulang
Di sisi lain, Rusia melalui pemerintahannya menuntut Ukraina untuk sepenuhnya menyerahkan wilayah Donbas yang sebagian besar saat ini berada di bawah kendali Moskow.
Hingga kini, Rusia juga tetap menolak usulan pemberian jaminan keamanan bagi Kyiv.
Masih belum dapat dipastikan apakah Zelenskyy akan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin apabila kesepakatan damai disetujui secara prinsip.