Kementerian Kesehatan menilai banyak faktor yang menyebabkan cakupan imunisasi masih rendah.
Hoaks, keraguan terhadap vaksin, keterbatasan tenaga kesehatan, dan sistem pencatatan digital yang belum optimal menjadi hambatan utama.
Baca Juga:
Tim 9 Kejagung Dalami Kasus TPPU Febrie, Dua Tersangka Turut Diperiksa
Pelacakan anak-anak yang belum imunisasi juga masih menjadi tantangan besar.
“Anak-anaknya di mana itu tantangan tersendiri untuk alamatnya di mana namanya siapa itu pelacakan sasaran,” ujar Gertrudis.
Kementerian Kesehatan pun mengajak pemerintah daerah, kader Posyandu, tokoh agama, dan media untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya imunisasi bagi anak.
Baca Juga:
Sambut HUT RI ke-81, Kelurahan Kuta Gambir Gelar Pertandingan Antar Lingkungan
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.