WAHANANEWS.CO, Jakarta - Penyakit langka yang selama ini lebih banyak menyerang hewan kini muncul pada manusia di Meksiko. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran karena menunjukkan potensi penyebaran yang bisa menimpa siapa saja, terutama di wilayah dengan iklim tropis dan kondisi sanitasi yang tidak optimal.
Kementerian Kesehatan Meksiko melaporkan kasus pertama infeksi myiasis atau belatungan pada manusia.
Baca Juga:
Tambah Daya PLN Tembus 22 Juta VA di Jatim, ALPERKLINAS: Energi Andal Jadi Fondasi Produktivitas Nasional
Seorang perempuan lanjut usia berusia 77 tahun di Acacoyagua, wilayah selatan negara bagian Chiapas, terinfeksi penyakit ini.
Menurut laporan yang dikutip dari Reuters, pihak pemerintah memastikan kondisi sang nenek stabil dan ia telah menjalani pengobatan antibiotik untuk melawan infeksi tersebut.
Myiasis adalah infeksi yang disebabkan oleh larva lalat atau belatung yang berkembang di jaringan tubuh inangnya.
Baca Juga:
Jangan Tertipu! Banyak Wagyu Mahal di Restoran Ternyata Bukan Asli Jepang
Larva ini memakan cairan tubuh atau bahkan daging hidup dari korbannya, sehingga kondisi ini sering kali menimbulkan luka terbuka yang membusuk dan sangat menyakitkan.
Umumnya, infeksi ini ditemukan pada hewan—terutama ternak—tetapi dalam beberapa kasus dapat menyerang manusia.
Infeksi myiasis bersifat patogen dan sangat merusak jaringan tubuh yang diserang.