"Nah, itu mesti ditawarkan ke para pasien, para yang membeli asuransi kesehatan dan asuransi harus menjelaskan preminya berapa kalau tidak pakai resharing, kalau pakai resharing itu berapa, kemudian berapa yang preminya dan berapa resharing-nya seperti apa. Jadi dengan begitu ada pilihan bagi masyarakat untuk memilih produk asuransinya," tegas Ogi.
Di sisi lain, Ogi menegaskan tujuan utamanya adalah bagaimana ekosistem asuransi kesehatan itu diperkuat. Untuk kapabilitas medis, digitalisasi, hingga kehadiran medical advisory board, terus diperkuat dan menjadi syarat utama untuk bisa menjalankan suatu layanan asuransi kesehatan yang lebih berkelanjutan dan transparan.
Baca Juga:
Ribuan KPR BTN Diduga Bermasalah, BPKN: Konsumen Jangan Sampai Jadi Korban
"Jadi kita mengatur itu ekosistem, jadi bukan satu bagian, semuanya itu kita atur," pungkas Ogi.
[Redaktur: Alpredo Guttom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.