WAHANANEWS.CO, Jakarta - Stroke masih menjadi pembunuh nomor satu yang diam-diam mengintai jutaan warga Indonesia, dan tanda-tandanya ternyata bisa muncul hingga sebulan sebelum serangan terjadi.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 2024, stroke menyumbang 11,2 persen penyebab kecacatan dan 18,5 persen angka kematian di Indonesia.
Baca Juga:
Hina Program MBG dan Flexing, ASN Kementerian PU Dipaksa Pulang dari London
Stroke terjadi ketika aliran darah yang membawa oksigen ke otak terganggu sehingga sel-sel otak mulai rusak dalam waktu singkat.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian hanya dalam hitungan menit.
Meski kerap muncul mendadak, banyak kasus stroke sebenarnya berkembang secara perlahan selama beberapa bulan dan diawali dengan gejala yang sering diabaikan.
Baca Juga:
40 Hari Sebelum Terbakar Lokasi Gudang BBM Ilegal PT ASR Sudah Diinfokan Wartawan ke Polisi, Apakah Ini Pembiaran Dari Polda Jambi ?
Berikut lima tanda peringatan stroke yang dapat muncul hingga satu bulan sebelum serangan.
1. Sakit kepala parah
Salah satu gejala awal stroke adalah sakit kepala yang terasa tidak biasa dan muncul tanpa sebab yang jelas.
Rasa nyeri dapat berlangsung lebih lama dari sakit kepala biasa dan tidak membaik meskipun sudah mengonsumsi obat.
Jika kondisi tersebut terjadi, penderita disarankan segera mencari pertolongan medis.
2. Mati rasa mendadak di satu sisi tubuh
Gejala ini biasanya muncul pada wajah, lengan, atau kaki yang hanya terkena di satu sisi tubuh.
Keluhan dapat datang secara perlahan atau muncul hilang timbul secara acak.
Kondisi ini menandakan bagian otak yang mengatur gerakan dan sensasi mulai kekurangan suplai darah.
3. Kesulitan berbicara
Ucapan dapat terdengar pelo, tidak jelas, atau penderita kesulitan memilih kata yang tepat.
Selain itu, penderita juga bisa mengalami kesulitan memahami kalimat sederhana.
Gejala ini terjadi ketika area otak yang mengatur bahasa tidak mendapat cukup oksigen.
4. Penglihatan kabur secara tiba-tiba
Gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, ganda, atau kehilangan sebagian penglihatan bisa menjadi sinyal bahaya.
Kondisi tersebut menunjukkan bagian otak yang mengendalikan penglihatan mulai terganggu.
Jika perubahan penglihatan berlangsung selama beberapa jam, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.
5. Kehilangan keseimbangan
Pusing mendadak, tubuh terasa limbung, dan kesulitan berjalan juga dapat menjadi gejala awal stroke.
Gangguan ini terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke area otak yang mengatur keseimbangan dan koordinasi.
Penderita bisa merasa seperti mengalami vertigo dan kesulitan mengontrol gerakan kaki.
Mengenali gejala-gejala tersebut sejak dini sangat penting agar penanganan medis dapat dilakukan sebelum kerusakan otak menjadi permanen.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]