Sementara itu, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa keputusan memperluas penggunaan vaksin campak untuk dewasa telah melalui proses kajian ilmiah yang komprehensif.
Proses tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi kesehatan dunia dan lembaga penilai independen.
Baca Juga:
Waspada Penyakit Setelah Lebaran, Ini Daftar dan Penyebabnya
"Kami konsultasi dengan World Health Organization (WHO) secara langsung, dan Komite Nasional Penilai Obat untuk mendapatkan tinjauan independen,” katanya.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, BPOM akhirnya memberikan persetujuan terhadap penggunaan vaksin campak produksi Biofarma.
Sebelumnya, vaksin ini hanya digunakan untuk anak-anak, namun kini telah diperluas untuk kelompok dewasa yang berisiko.
Baca Juga:
Waspada! Penyebaran Campak Meluas di 13 Provinsi, Ribuan Kasus Dilaporkan
Taruna berharap kebijakan ini dapat membantu menekan angka kejadian campak di Indonesia, baik yang bersifat kejadian luar biasa maupun endemik, sehingga tidak lagi menimbulkan lonjakan kasus di berbagai daerah.
"Mudah-mudahan dengan ketersediaan vaksin yang telah mendapat persetujuan tadi, kejadian luar biasa ataupun endemik campak yang telah terjadi di negeri kita bisa segera diatasi. Sehingga tidak akan menimbulkan kejadian luar biasa,"katanya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.