WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat tentang dampak serius penggunaan media sosial secara berlebihan terhadap kesehatan mental anak dan remaja di Indonesia.
Ia menilai fenomena kecanduan gawai dan paparan layar yang terlalu lama berpotensi memicu berbagai gangguan psikologis pada generasi muda jika tidak dikendalikan dengan baik.
Baca Juga:
Indonesia Peringkat Tiga Kasus Kusta Dunia, Kemenkes Perkuat Skrining dan Surveilans
Peringatan tersebut disampaikan Menkes berdasarkan temuan dari program pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan pemerintah.
Dari hasil program tersebut, ditemukan bahwa cukup banyak anak yang mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan mental sejak usia dini.
“Data kepentingan kesehatan melalui program cek kesehatan gratis menunjukkan hampir 10 persen anak yang diperiksa memiliki indikasi masalah kesehatan jiwa. Dengan ratusan ribu anak mengalami kecemasan dan depresi,” ujarnya dalam relis video diterima rri.co.id, Kamis, 12 Maret 2026.
Baca Juga:
Kemenkes Targetkan 14 Juta Anak Ikuti Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Masalah Mental
Menurut Menkes, temuan ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pihak, baik pemerintah, orang tua, maupun lembaga pendidikan untuk lebih memperhatikan kesehatan mental anak di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat pesat.
“Ini adalah alarm yang serius bagi kita semua,” kata Menteri Kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan gawai tanpa pengawasan dan paparan layar yang terlalu lama dapat memicu kecanduan digital pada anak.