Untuk mempercepat penanganan kesehatan warga, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat mengerahkan tiga puskesmas di wilayah terdampak.
Setiap puskesmas mengirimkan lima tenaga medis yang bertugas langsung mendatangi posko-posko pengungsian dan permukiman warga.
Baca Juga:
Sinergi Pemerintah dan TNI AU RI Hadirkan Kepedulian Sosial di Hari Jadi ke-80 Kabupaten Tapanuli Utara
Tenaga medis yang dikerahkan terdiri atas dokter umum, dokter gigi, bidan, serta perawat.
Mereka membawa peralatan medis dan obat-obatan, serta berkeliling dari dusun ke dusun guna memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
"Kalau titik dmana ada posko maka di situ kita datangi, siapa yang butuh, kita akan ke sana. Kalau ada luka, kita kasih obat dan kita rawat, kalau demam kita obatin," katanya.
Baca Juga:
Bupati Kukuhkan Petani Milenial Tapanuli Utara, Saatnya Anak Muda Turun Tangan
Keberadaan tim medis ini dimanfaatkan secara maksimal oleh warga terdampak bencana.
Banyak warga datang ke posko untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka, mulai dari keluhan pusing, pegal-pegal, hingga masalah kesehatan gigi.
Salah satunya adalah Dolly Tumeang, warga terdampak yang mengaku terbantu dengan pelayanan kesehatan gratis di posko.