1. Mengurangi Minuman-Manis dan Atur Pola Makan
Langkah awal diet Matthew justru dimulai dari hal sederhana, yakni menyetop total asupan cairan berkalori. Ia membuang kebiasaan minum enam kaleng soda per hari dan menggantinya dengan air putih sebagai satu-satunya minuman wajib.
Baca Juga:
Mengungkap Fakta Di Balik Insiden Munisi Nyasar Di Unp, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat
Selain itu, ia memaksa dirinya untuk belajar memasak sendiri di rumah. Dengan begitu, Matthew bisa mengontrol penuh nilai nutrisi dan porsi makanan yang masuk ke tubuhnya, menggantikan menu makanan lamanya yang minim gizi.
2. Memulai dari Olahraga Low-Impact, Jalan Kaki dan Mendaki
Bagi seseorang dengan berat di atas 200 kg, olahraga berat tentu berisiko tinggi merusak sendi. Karena itu, rahasia latihan awal Matthew adalah memanfaatkan olahraga rekreasi berintensitas rendah atau low-impact.
Baca Juga:
Diam-diam Berbahaya, Pradiabetes Bisa Jadi Gerbang ke Diabetes
Ia memilih rutin berjalan kaki dan mendaki gunung setiap hari. Selain membakar kalori secara konsisten, kecintaannya pada alam terbuka membantu menjaga kesehatan mentalnya selama proses penurunan berat badan.
Metode ini sukses memangkas 45 kg pertamanya hanya dalam waktu kurang dari enam bulan.
3. Memilih CrossFit untuk Membangun Massa Otot