WAHANANEWS.CO, Jakarta - RS Mandaya Royal Puri Jakarta terus memperkuat layanan bedah modern dengan menghadirkan sistem operasi robotik generasi terbaru Da Vinci Xi.
Kehadiran teknologi ini menjadi bagian dari pengembangan layanan kesehatan berbasis inovasi untuk mendukung tindakan bedah yang lebih presisi, minim invasif, serta diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pasien.
Baca Juga:
A-Green RW 09 Meruya Utara Jalani Verifikasi ProKlim Lestari 2026, Tampilkan Inovasi Lingkungan Berkelanjutan
Peluncuran teknologi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat melalui seminar publik bertajuk "Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas" yang berlangsung di RS Mandaya Royal Puri, Jakarta Barat, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan ahli bedah digestif dan hepatopankreatobilier dari AdventHealth Tampa, Amerika Serikat, Prof. Dr. Iswanto Sucandy, MD, FACS, yang juga akan mendampingi tim dokter Mandaya dalam pengembangan layanan operasi robotik di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Prof. Iswanto menjelaskan bahwa teknologi Da Vinci Xi menawarkan tingkat akurasi yang sangat tinggi, terutama saat melakukan tindakan pembedahan pada organ-organ yang memiliki ruang operasi sempit dan struktur anatomi yang kompleks.
Baca Juga:
Camat Cup hingga Festival Talenta RW Bakal Meriahkan Rangkaian HUT RI ke-81 Kecamatan Bekasi Selatan
"Teknologi Da Vinci Xi memberikan presisi luar biasa dalam area pembedahan yang sempit dan sensitif seperti kandung empedu. Ini adalah tonggak penting dalam transformasi layanan bedah digestif di Indonesia," ujar Prof Iswanto.
Sementara itu, Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, MBChB (UK), mengatakan kehadiran Da Vinci Xi semakin melengkapi fasilitas operasi robotik yang telah dimiliki RS Mandaya Royal Puri.
"Kami bangga telah berhasil membawa robot Da Vinci generasi terbaru ke Indonesia, yaitu Da Vinci Xi. Ini merupakan robot kelima yang kami miliki, sehingga semakin memperkuat layanan operasi robotik di RS Mandaya Royal Puri," kata Benedictus.