6. Gejala empty sella syndrome adalah peningkatan tekanan di dalam tengkorak mereka (tekanan intrakranial jinak).
7. Gejala empty sella syndrome adalah kebocoran cairan serebrospinal dari hidung (cerebrospinal rhinorrhea).
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
8. Gejala empty sella syndrome adalah pembengkakan diskus optikus akibat peningkatan tekanan kranial (papiledema).
9. Gejala empty sella syndrome adalah perubahan penglihatan, seperti hilangnya kejernihan penglihatan.
Meski seharunya kondisi empty sella syndrome bisa diamati dari gejala-gejala tersebut, fakta lain juga mengungkap bahwa kebanyakan orang dengan empty sella syndrome tidak memiliki gejala dan tidak pernah mengalaminya.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Empty sella syndrome adalah kondisi kesehatan yang berhubungan dengan otak, pada sebagian orang bisa menimbulkan gejala langka dan mengganggu. Lalu pada sebagian orang lainnya tidak menimbulkan gejala apapun.
Cara mengatasi empty sella syndrome yang Liputan6.com lansir dari berbagai literatur kesehatan, penting dan harus dilakukan ketika penderitanya merasa terganggu dengan gejala yang timbul. Sementara bagi yang tidak merasakan gejalanya, ini bukan masalah kesehatan yang serius.
Segera lakukan pemeriksaan kepada ahli agar gejala akibat kondisi empty sella syndrome bisa diatasi dengan tepat. Apabila gejala empty sella syndrome mengganggu hormon, maka pengobatan bisa dilakukan dengan kontrol jumlah hormon.