Ada dua tipe kondisi empty sella syndrome, yakni empty sella syndrome primer dan empty sella syndrome sekunder.
Penyebab empty sella syndrome ini berbeda.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Masalah yang menjadi penyebab empty sella syndrome primer (PES) seringkali sulit diidentifikasi, para ahli tidak bisa memastikannya.
Pasien yang mengalami pun jarang merasakan gejala kondisi ini.
Sementara penyebab empty sella syndrome sekunder (PSS), umumnya karena kerusakan karena kejadian atau tragedi tertentu.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Dijelaskan penyebab empty sella syndrome adalah tumor, terapi radiasi, operasi otak di kelenjar pituitari, dan cedera otak traumatis.
Apabila sudah memahami kondisi dan penyebab empty sella syndrome, sebenarnya apa saja gejala yang akan dialami oleh penderitanya?
Para ahli mengungkap empty sella syndrome lebih berisiko dialami wanita daripada pria. Dijelaskan, gejala empty sella syndrome adalah paling umum akan memengaruhi keseimbangan hormon, masalah penglihatan, dan sering sakit kepala.