WahanaNews.co | Perkembangan zaman yang terus meningkat membuat semakin banyak pula karyawan yang bekerja shift malam karena semakin banyak bidang usaha yang butuh pekerja selama 24 jam.
Karena harus bekerja pada malam hari, mereka pun harus tidur di siang hari.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Sayangnya, tidak mudah untuk tidur lelap di siang hari. Bahkan jika berhasil, kualitas tidur pasti sangat buruk.
Anda tidak bisa menipu tubuh hanya dengan membuat ruangan menjadi gelap.
Tidur perlu proses kimia tertentu di dalam tubuh. Kurang tidur bisa mengganggu banyak proses biologis dan kimiawi dan tidur siang hari adalah salah satu faktor yang bisa mengurangi masa hidup.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Pakar kesehatan menyebut bekerja shift malam sebagai pergeseran karsinogenik. Alasannya, shift malam dikatakan bisa meningkatkan risiko kanker.
Kemudian, banyak perubahan terjadi pada tubuh saat bekerja di malam hari dan tidur di siang hari.
Hal ini mempengaruhi tingkat melatonin dalam tubuh.