“Yang salah satunya kita lihat tadi tabung pink,” tuturnya.
Polisi juga mengungkap tabung tersebut merupakan barang titipan yang semula dibawa Asiah dari lobi apartemen menuju kamar Lula.
Baca Juga:
Aliansi Demokrasi kubu Jambi mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas Pekerjaan drainase di SD AL WASHLIYAH Kab Tebo
Saat ditemukan petugas, tabung Whip Pink berada dalam kondisi kosong berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
“Tadi kita saksikan bersama di mana ada satu kantong yang dibawa saudari A berisi tabung pink,” kata Iskandar.
Ia menambahkan setelah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan oleh Puslabfor, tabung tersebut dipastikan tidak lagi mengandung gas.
Baca Juga:
Polda Jambi Ungkap 113 Sindikat Narkoba, Apresiasi Peran Aktif Masyarakat
“Setelah kami dalami dan diperiksa Puslabfor, tabung tersebut kosong,” ucapnya.
Kendati demikian, polisi menegaskan tidak ditemukan bukti bahwa Lula Lahfah mengonsumsi gas tertawa tersebut sebelum meninggal dunia.
Upaya pemeriksaan kandungan N2O dalam darah korban juga tidak dapat dilakukan karena keluarga meminta agar tidak dilakukan otopsi.