WAHANANEWS.CO, Jakarta - Polsek Jatinegara mendalami terkait dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pengamen di kawasan rumah susun (Rusun) Jatinegara Barat, Jakarta Timur.
"Kami masih lakukan penyelidikan karena informasi awalnya memang mereka ini mengamen, kemudian melakukan penodongan terhadap warga sehingga warga marah dan akhirnya terjadilah pemukulan secara bersama-sama," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono di Mapolsek Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (13/7/2026).
Baca Juga:
Bentrok Antargeng Motor, Polrestabes Medan Sergap 6 Pelaku Pengeroyokan Hilangnya Nyawa Korban
Dia mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian dan menentukan pasal yang akan diterapkan kepada para pelaku.
Dua orang yang diamankan itu masing-masing berinisial HPS dan AS. Ketika dievakuasi petugas, keduanya masih dalam keadaan hidup dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Pada saat dua orang ini kita amankan masih hidup, kemudian kita bawa ke rumah sakit, salah satu dan tidak lama kemudian memang meninggal dunia (HPS)," ujar Samsono.
Baca Juga:
Kasus Pengeroyokan Libatkan Oknum DPRD Medan Berlanjut, Polisi Segera Panggil Terlapor
Dia menyebutkan pihaknya menerima informasi mengenai keberadaan dua orang yang diamankan itu di salah satu rusun di kawasan Jatinegara pada Rabu (8/7) sekitar pukul 23.30 WIB.
"Kita menerima informasi adanya pelaku yang diamankan di salah satu rusun di Jatinegara, yang menurut informasi awal, ada kesalahpahaman dan mengalami sedikit mungkin ribut dengan warga. Kami amankan dari rusun yang ada di Jatinegara tersebut," jelas Samsono.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan sebelum pengeroyokan itu terjadi, terdapat dugaan aksi penodongan terhadap warga yang kemudian memicu kemarahan massa. Bahkan, korban disebut membawa senjata tajam.