Meski tidak mengakui dugaan penganiayaan itu, Novli mengaku akan menjalani dan menghormati proses hukum yang tengah berjalan di Polrestabes Surabaya.
Sementara itu, korban EDS mengaku belum bisa memberikan komentar soal dugaan penganiayaan yang dialaminya ini, karena sedang sakit.
Baca Juga:
Kinerja Bawaslu Disorot, DPR Geram dengan Banyaknya PSU di Pilkada 2025
Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya, Novli Bernado Thyssen dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial EDS (46).
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi membenarkan adanya laporan itu. Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.
Haryoko menyampaikan, laporan itu telah teregister dengan nomor polisi LP/B/673/VII/2024/SPKT/Polrestabes Surabaya/ Polda Jawa Timur tertanggal 15 Juli 2024.
Baca Juga:
Dede Yusuf Dukung Pemecatan Komisioner KPU Banjarbaru: Negara Dirugikan Akibat PSU
"Iya betul, saat ini masih penyelidikan," kata Haryoko saat dikonfirmasi, Selasa (24/9).
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.