Barang itu rencananya akan dijual untuk membantu melunasi utang tersangka.
Namun, rencana tersebut tak sempat terealisasi karena pelaku ketakutan memimpikan korban.
Baca Juga:
Utang Pinjol Tembus Rp 94,8 Triliun, OJK Ungkap Ancaman Serius di Balik Angka Fantastis
AAB mengaku ketakutan karena dikejar oleh korban di dalam mimpi.
"Saya percaya sama mimpi, mimpi itu pertanda. Beberapa waktu lalu saya pernah mimpi ditangkap, terus setelah kejadian sama pernah mimpi dibunuh sama korban dan disaksikan banyak orang," tutur AAB.
Cincin pelaku tersangkut di kerongkongan korban
Baca Juga:
Tingginya Angka Perceraian, Kemenag Fokus Bekali Catin dengan Literasi Keuangan Syariah
Berdasarkan keterangan polisi, cincin milik AAB tertinggal di kerongkongan korban yang sempat melakukan perlawanan sebelum dihabisi nyawanya.
AKBP Nirwan mengatakan korban berusaha melawan dengan menggigit tangan pelaku saat akan ditusuk.
Dari perlawanan itu, cincin pelaku tersangkut di kerongkongan korban.