Ichan mengakui bahwa selama tiga tahun pernikahannya dengan Ifta, ia sama sekali tidak menyadari bahwa anaknya mengalami penyiksaan yang begitu kejam.
Di hadapannya, Ifta selalu bersikap baik dan lembut.
Baca Juga:
Dinas Pendidikan Kalbar Imbau Sekolah Mutakhirkan Data Siswa untuk Penyaluran PIP Tepat
Namun, Tiwi, ibu kandung Nizam, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait pelaku.
Ifta akhirnya mengakui perbuatannya kepada Tiwi, sekaligus memberikan alasan di balik pembunuhan tersebut.
Terungkap pula bahwa Nizam, bocah enam tahun yang malang itu, sempat memiliki permintaan terakhir sebelum dibunuh oleh ibu tirinya.
Baca Juga:
Realisasi KUR Kalimantan Barat Capai Rp626,07 Miliar Hingga Februari 2025
Tiwi mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui cerita tersebut dari salah satu guru Nizam.
Dari bukti yang ditemukan Tiwi, semakin jelas bahwa pembunuhan terhadap Nizam sudah direncanakan sejak lama oleh Ifta.
"Ada indikasi ini bisa saja pembunuhan berencana karena si tersangka merasa kalau papa Nizam lebih sayang dibanding adiknya (anak pelaku). Pelaku di depan penyidik dia mengutarakan itu," ungkap Tiwi dalam podcast bersama Denny Sumargo.