Karena, Elipitua sadar bahwa Marganti adalah abang kandungnya. Namun, korban yang sudah tersulut emosi mengambil sebuah parang.
"Selanjutnya, pelaku mengambil gagang kampak yang ada pada saat itu di tempat kejadian. Kemudian, memukul kepala korban dari belakang," ucap Walpon.
Baca Juga:
Ada Cairan Putih dan Luka di Kemaluan Jurnalis Kalsel, Keluarga Minta Diusut
Walpon mengungkapkan akibat kejadian itu, korban terjatuh ke tanah dengan posisi telungkup. Selanjutnya, pelaku memukul kembali kepalanya dua kali lagi.
"Sehingga berlumuran darah dan akhirnya meninggal di TKP," tutur Walpon.
Walpon mengatakan berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan pelaku, bahwa korban setelah tinggal di kampung pulang dari perantauan dan kerab membuat masalah sama ibu kandungnya.
Baca Juga:
Fakta Baru, Ini Percakapan Juwita dengan Sahabatnya Sebelum Dihabisi Oknum TNI AL
Dimana, di kampung sempat tinggal bersama ibunya. "Karena perlakuan korban, lalu ibunya mengungsi untuk tinggal dirumah anak ke-3 nya di kecamatan Muara. Karena, tidak sanggup tinggal bersama dengan anak sulungnya itu di rumahnya," sebut Walpon.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti nya sudah diamankan di Polres Tapanuli Utara untuk penyidikan dan proses hukum selanjutnya. [tum]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.