WAHANANEWS.CO, Jakarta - Seorang anggota TNI AD berpangkat peltu menjadi korban pengeroyokan di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat usai menegur ibu yang kasar kepada anaknya.
Kejadian tersebut terekam video dan viral di media sosial.
Baca Juga:
Kades di Lumajang Dibacok Massal, 10 Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
"Iya. Korban TNI AD pangkat peltu," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (26/4/2026) mengutip CNN Indonesia.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/4), pukul 19.00 WIB, di Stasiun Depok Baru. Korban saat itu menegur seorang ibu yang tengah memukul anaknya.
Namun sikap dari anggota TNI itu tak diterima. Anggota TNI AD tersebut pun dianiaya.
Baca Juga:
Kawasan Aglomerasi Jabodetabekjur Menuju Kota Global, MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung Rencana Pemprov Jakarta Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Terkoneksi CCTV Pemerintah DKI
"Korban negur seorang ibu karena memukul anaknya. Karena tidak terima, lalu terjadilah pemukulan (ke korban)," jelasnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami memar. Sejumlah memar ada di badan.
"Luka memar di badan," ujarnya.