Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut setelah pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09.00 WIB.
Polisi kemudian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti dan mendalami kronologi kejadian.
Baca Juga:
Kesepakatan Damai Berantakan, Iran Tutup Selat Hormuz Usai Israel Gempur Lebanon
"Kita cek TKP, bahwa betul ada satu korban perempuan meninggal dunia dan satu korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit," ungkap AKP Aldhino.
Hingga kini Tim Satreskrim Polres Mojokerto masih melakukan pengejaran terhadap pelaku S yang kabur usai kejadian berdarah tersebut.
Selain memburu pelaku, polisi juga masih mencari senjata tajam yang diduga dipakai untuk melakukan penganiayaan maut terhadap kedua korban.
Baca Juga:
Aset Tembus Rp189 Triliun, Hutama Karya Bertahan 3 Tahun di Fortune Southeast Asia 500
"Yang bersangkutan masih dalam pengejaran oleh tim Satreskrim Polres Mojokerto, nanti kita sampaikan update selanjutnya," tegasnya.
Jenazah Siti Arofah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Kabupaten Sidoarjo, untuk menjalani proses autopsi.
Polisi sampai saat ini masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut dan belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban apakah akibat luka bacok atau faktor lainnya.