“Korban yang terbangun dalam kondisi bersimbah darah sempat keluar kamar dan meminta pertolongan sebelum akhirnya terkapar di depan rumah,” kata Cep Wildan.
Saksi yang mendengar keributan kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban mengalami luka robek di bagian wajah hingga leher, dada, serta kaki sebelah kiri.
Baca Juga:
Kurangnya Pengawasan dan Keamanan, RS Dikeroyok 10 Pria di Batak Song Dantob
Korban selanjutnya dilarikan ke RS Primaya untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pelaku sempat diamankan oleh warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Korban sempat menjalani perawatan intensif, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tusukan pisau yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri.
“Selanjutnya jasad korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Karawang untuk dilakukan otopsi,” ujar Cep Wildan.
Baca Juga:
Temukan Tas Berisi Uang Rp17 Juta, Pria di Tapteng Diamankan Polisi
Petugas Polsek Telukjambe bersama Satres PPA dan PPO Polres Karawang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, pendokumentasian, serta pengamanan barang bukti berupa pisau dapur dan pakaian korban yang berlumuran darah.
Penyidik juga memintai keterangan sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh latar belakang peristiwa tersebut.
“Motif sementara dari kejadian ini diduga karena pelaku menyimpan rasa sakit hati terhadap korban yang disebut kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap ibunya serta bersikap kasar kepada anak,” kata Cep Wildan.