Siswanto mengatakan pelaku mencabuli korban saat masih duduk di kelas IV sekolah dasar (SD).
"Awal kejadian seingat korban, saat itu korban masih sekolah di kelas 4 SD, dan saat itu pelaku mencabuli korban," jelasnya.
Baca Juga:
Nyaris Diamuk Massa, Pimpinan Pesantren Terseret Kasus Cabul Santriwati
Menurutnya, beberapa hari berikutnya pelaku melakukan perbuatannya pada saat korban sedang tidur.
Perbuatan bejat pelaku ini dilakukan ketika korban sedang tidur bersama ibunya
"Pelaku melakukan pencabulan saat korban sedang tidur bersama dengan ibunya," katanya.
Baca Juga:
Gegara Anaknya Dicabuli, Pria di Padang Pariaman Bunuh Ipar
Terakhir, pelaku melakukan perbuatan bejatnya pada Januari 2022.
Saat itu korban sedang tidur sendiri di kamar depan.
"Namun saat itu korban sempat menendang S dan memakinya, setelah itu S menghentikan perbuatannya," imbuhnya. [rsy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.