Tak berhenti di situ, EP lalu mengambil sebilah sabit dan membacok bagian belakang kepala FK hingga korban bersimbah darah.
FK segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, sementara EP melarikan diri setelah melakukan penyerangan.
Baca Juga:
Anggota Polres Tegal Berpangkat Aiptu Penganiaya Istri Siri Dipecat
Kasus ini kemudian dilaporkan ke kepolisian.
"Kami masih memburu pelaku yang melarikan diri. Dugaan sementara, motifnya adalah kecemburuan karena motor yang dipermasalahkan dipakai oleh pacar korban," ujar Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito Pratomo, Rabu (2/4/2025).
Hingga kini, polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mempercepat proses hukum terhadap EP.
Baca Juga:
Kasus Abang Aniaya Adik di Nias Utara Berdamai Lewat Restorative Justice, Disanksi Bersihkan Gereja
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.