“Ijazah dari SD sampai doktor hilang, Yang Mulia, sertifikat juga hilang semua,” ucapnya di hadapan majelis hakim.
Ia menambahkan, massa yang mendatangi rumahnya bertindak beringas dan langsung melakukan penyerangan tanpa didahului orasi atau peringatan apa pun.
Baca Juga:
Rumahnya Dijarah, Ahmad Sahroni Balik ke Tanjung Priok dan Cerita Kronologi di Hadapan Warga
Menurut Sahroni, ajakan penjarahan yang awalnya beredar di media sosial tak pernah ia bayangkan akan benar-benar berujung pada aksi nyata.
“Saya tidak menyangka, ini sejarah baru, Yang Mulia, saya tidak korupsi tapi saya dijarah,” katanya dengan nada getir.
Peristiwa penjarahan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap Ahmad Sahroni, menyusul pernyataannya yang menuai kontroversi terkait desakan pembubaran DPR.
Baca Juga:
Ahmad Sahroni Sah Bergelar Doktor Hukum, Disertasi soal Pemberantasan Korupsi
Dalam salah satu komentarnya, Sahroni menilai seruan pembubaran DPR sebagai sikap yang keliru dan tak berdasar.
“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia, catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia,” ujar Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025).
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.