"Sudah dibawa sudah ditahan di Polda Metro. Dari Jumat ditahan," ujarnya.
Peran Dede
Baca Juga:
Unsur Pidana Ditemukan, Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Resmi Masuk Tahap Penyidikan
Dia mengatakan Dede Solehuddin awalnya ditemukan keracunan bersama empat orang lain di rumah di Bantargebang.
Dia ikut meminum kopi 'racun' racikan Duloh. Empat orang tersebut ialah Ai Maimunah (40), Ridwan Abdul Muiz (20), M Riswandi (16), dan Neng Ayu (5).
Namun, setelah diselidiki, ternyata Dede merupakan partner in crime Wowon dan Duloh. Dede bertugas menggali lubang untuk mengubur para korban. Selain menggali kubur, Dedi juga bertugas menampung dana dari para TKW.
Baca Juga:
Elektrifikasi Tambak Udang, PLN ES Tingkatkan Produktivitas hingga Dua Kali Lipat di Bekasi
Ada 9 Korban
Seperti diketahui, kasus pembunuh berantai atau 'serial killer' menewaskan sembilan korban di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat.
Dari sembilan korban itu, delapan di antaranya tewas di tangan Duloh atas perintah Wowon. Pembunuhan itu juga dibantu oleh Dede Sholehudin yang juga sengaja ikut menenggak racun.