DEPOK.WAHANANEWS.CO, Margonda – Aksi brutal komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api rakitan yang selama ini meneror warga Depok dan Bogor akhirnya terhenti. Tim Resmob Satreskrim Polres Metro Depok berhasil meringkus empat pelaku dalam serangkaian penggerebekan dramatis di sejumlah lokasi.
Pengungkapan kasus tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Mapolrestro Depok sementara di Tower Zam Zam, Jalan Raya Margonda, Kota Depok, Senin (25/5/2026).
Baca Juga:
Jalanan Kota Depok Dijaga Ketat, Tim 3P Gelar Razia Tegas yang Humanis
Kasat Reskrim AKBP Made Gede Oka Utama mengungkapkan, penangkapan dilakukan gabungan Tim Opsnal Resmob dan Jatanras yang dipimpin Kanit Resmob AKP Tulus Handani pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.
Empat tersangka yang berhasil dibekuk masing-masing berinisial AS dan RA sebagai eksekutor utama curanmor yang membawa senjata api rakitan, sementara AH dan ZS berperan membantu mengganti kunci kontak kendaraan hasil curian.
Wilayah operasi komplotan ini terbilang luas. Mereka beraksi di Jalan Raya Kalimulya Cilodong, Jalan Raya Tanah Baru Beji, kawasan SPBU Siliwangi Pancoran Mas, hingga wilayah Cimandala Sukaraja Bogor dan Pabuaran Mekar Cibinong.
Baca Juga:
Kasus Narkoba, Polres Metro Depok Tangkap 41 Penjual dan Sita 12 Ribu Lebih Obat Daftar G
Menurut AKBP Made Gede Oka Utama, para pelaku dikenal nekat dan tak segan mengintimidasi korban menggunakan senjata api rakitan saat menjalankan aksinya.
“Para pelaku ini cukup meresahkan karena dalam menjalankan aksinya mereka membawa senjata api rakitan. Tim melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku beserta tempat persembunyiannya,” ujar AKBP Made Gede Oka Utama.
Polisi kemudian melakukan penggerebekan di sebuah kontrakan kawasan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan dua pelaku utama berikut sejumlah barang bukti berbahaya.
Barang bukti yang disita antara lain dua pucuk revolver rakitan warna perak bergagang kayu cokelat, peluru tajam berbagai kaliber, satu kunci letter T, sepuluh anak mata kunci, hingga satu unit motor curian jenis Honda Beat Deluxe.
Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian mengembangkan kasus dan menangkap AH yang bertugas mengganti kunci kontak kendaraan hasil curian. Dari tangan pelaku, petugas kembali menyita satu unit Honda Vario 160 hasil kejahatan.
Perburuan berlanjut hingga wilayah Pondok Rajeg, Cibinong. Polisi berhasil meringkus ZS dan menemukan puluhan pelat nomor kendaraan hasil curian, lima kunci kontak motor korban, serta satu unit Honda Scoopy biru putih hasil curian.
Dalam proses pengembangan perkara, dua pelaku sempat mencoba melarikan diri sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Petugas memberikan tindakan tegas dan terukur karena pelaku berupaya melarikan diri saat proses pengembangan kasus,” ungkapnya.
Kini keempat tersangka berikut seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Metro Depok untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan komplotan curanmor bersenjata api tersebut.
[Redaktur: Hendrik I Raseukiy]