YS diketahui merupakan seorang janda muda yang pernah memiliki satu anak.
Namun, anak semata wayang korban disebut telah meninggal dunia beberapa waktu sebelumnya.
Baca Juga:
Kades di Ogan Ilir Ditikam Warganya Sendiri Saat Merayakan Ulang Tahun Anaknya
Kehilangan itu disebut membuat YS semakin dekat dengan SD hingga hubungan keduanya berkembang layaknya pasangan suami-istri.
Masalah mulai muncul ketika pada awal Juni 2026, YS mengaku sedang hamil tiga bulan.
Pengakuan itu membuat SD panik karena merasa belum siap bertanggung jawab atas kehamilan korban.
Baca Juga:
Polisi Amankan 1 Orang Komplotan Pencuri Ternak Kambing Warga di Ogan Ilir
“Saya awalnya ingin kandungan korban digugurkan saja. Tapi ternyata tidak bisa,” kata tersangka.
Panik dan takut menghadapi tanggung jawab, SD kemudian disebut mulai merencanakan pembunuhan terhadap YS.
Pada Rabu (10/6/2026) petang, tersangka mengajak korban pergi ke perkebunan karet di Desa Tanjung Miring menggunakan sepeda motor milik korban.