Foto barang bukti sindikat penjualan ginjal Internasional. (Foto Kontributor WN/Ady Rose)
Baca Juga:
Polda Metro Jaya Larang Warga Konvoi Malam Takbiran
Aipda M memberi saran kepada pelaku untuk menghindari kejaran petugas kepolisian dengan mengganti handphone dan Simcard nya sehingga membuat kepolisian sulit mengungkapnya.
"Tapi justru dengan terungkapnya Aipda M ini, kita bisa membongkar sindikat yang ada di Indonesia posisinya berada dimana hingga persembunyian terakhirnya" pungkas Hengki.
Pengungkapan kasus ini berawal dari penggerebekan sebuah rumah di kontrakan di perumahan Villa Mutiara, kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya Bekasi, Jawa Barat digerebek polisi.
Baca Juga:
Sial! Niat Hati Tolong Orang Malah Jadi Korban Begal
Penggerebekan tersebut lantaran rumah kontrakan tersebut menjadi tempat penampungan penjualan ginjal jaringan internasional.[Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.