Salah satu dari 39 titik longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka pada Jumat (23/1/2026). [Foto: BPBD Kab. Majalengka].
Sebanyak 318 kepala keluarga terdampak kejadian tersebut. Data jumlah warga yang mengungsi masih dalam proses pendataan.
Baca Juga:
Banjir Rendam DKI Jakarta, Lebih dari 1.600 Warga Mengungsi di Puluhan Titik
Selain itu, dilaporkan 318 unit rumah dan sekitar 50 hektare lahan sawah turut terendam banjir. Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Saat ini, BPBD Kabupaten Majalengka bersama tim gabungan masih melakukan penanganan darurat, terutama pembersihan material longsoran yang menutup akses dan permukiman warga.
Salah satu dari 39 titik longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka pada Jumat (23/1/2026). [Foto: BPBD Kab. Majalengka].
Baca Juga:
Pemulihan Pascabanjir Tapanuli Selatan Fokus pada Huntara, Huntap, dan Normalisasi Sungai
Kabupaten Indramayu juga tidak luput dari bencana banjir. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Cimanuk meluap dan merendam permukiman warga pada Sabtu (24/1/2026).
Sebanyak 90 unit rumah di Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon dilaporkan terdampak.
Banjir menggenangi pemukiman warga di sekitar Sungai Cimanuk Kabupaten Indramayu Sabtu (24/1/2026). [Foto: BNPB Kab. Indramayu].