BPBD Kabupaten Indramayu segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna mendatangkan alat berat untuk memperkuat tanggul serta melakukan penutupan pintu air yang mengalami kerusakan.
Sementara itu, cuaca ekstrem juga terjadi di wilayah Provinsi Jawa Timur. Di Kabupaten Trenggalek, angin kencang pada Sabtu (24/1/2026) menyebabkan ranting pohon mahoni di pinggir jalan Desa Sukorame patah dan jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter.
Baca Juga:
Banjir Rendam DKI Jakarta, Lebih dari 1.600 Warga Mengungsi di Puluhan Titik
Tim BPBD sedang melakukan pembrsihan ranting pohon mahoni di pinggir jalan Desa Sukorame patah dan jatuh.
Ranting tersebut menimpa warga yang berada di bawahnya. Korban dilaporkan meninggal dunia dan segera dievakuasi ke Puskesmas Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan dan visum.
Pada hari yang sama, angin kencang juga melanda Kabupaten Pasuruan. Kejadian ini mengakibatkan dua unit rumah mengalami kerusakan berat dan sebelas unit rumah lainnya rusak ringan.
Baca Juga:
Pemulihan Pascabanjir Tapanuli Selatan Fokus pada Huntara, Huntap, dan Normalisasi Sungai
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, serta Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari.
BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan asesmen dampak di lokasi kejadian dan melaporkan bahwa kondisi wilayah terdampak saat ini telah kembali kondusif.
Update Longsor Kabupaten Bandung Barat