WahanaNews.co |
PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) berniat mengakuisisi 100% saham
yang ada di PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN).
Rencananya, perusahaan setrum
pelat merah tersebut bakal mengandalkan kas internalnya dalam mendanai rencana
transaksi tersebut.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Direktur Niaga dan Manajemen
Pelanggan PLN, Bob Saril, memastikan, pihaknya memiliki kesiapan dana internal
untuk melangsungkan rencana transaksi akuisisi saham MCTN tersebut.
Hanya saja, ia tidak
mengungkap, berapa kisaran dana yang disiapkan untuk transaksi ini.
"InsyaAllah (dana) siap, ini
bagian kita dalam meningkatkan pelayanan sekaligus growth," ujar Bob kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Mengintip laporan keuangan
tahunan PLN yang telah diaudit, PLN tercatat memiliki kas dan setara kas akhir
tahun sebesar Rp 54,73 triliun per 31 Desember 2020 lalu.
Angka tersebut naik 17,46%
dibanding posisi kas dan setara kas awal tahun PLN tahun buku 2020 yang sebesar
Rp 46,59 triliun.
MCTN merupakan perusahaan
pemilik aset Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) North Duri Cogeneration
(NDC), yang saat ini digunakan untuk memasok Blok Rokan, wilayah kerja yang
dikelola oleh Chevron Pacific Indonesia (CPI) hingga 8 Agustus 2021 mendatang.