WahanaNews.co, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Strategis DPN Barisan Muda Indonesia Demokrat (BMI Demokrat), Arnod Sihite, mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian sebagai kunci meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Arnod yang juga Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menilai kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sudah berada pada jalur yang tepat.
Baca Juga:
KSPSI Suarakan 10 Tuntutan di Mayday 2026, Desak Penyelesain Pesangon PT Sritex
Namun, ia menegaskan bahwa dampak maksimal hanya bisa dicapai jika orkestrasi kebijakan diperkuat melalui Kementerian Koordinator Infrastruktur yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono.
“Di sinilah peran Menko Infrastruktur menjadi sangat strategis, bukan hanya sebagai koordinator, tetapi sebagai orkestrator yang menciptakan multiplier effect dari setiap kebijakan,” ujar Arnod, Senin (4/5/2026) di Jakarta.
Menurutnya, efek berantai dari kebijakan infrastruktur kini mulai terlihat. Sinergi antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menunjukkan bagaimana kebijakan yang terintegrasi mampu mendorong dampak langsung ke sektor pekerja.
Baca Juga:
BMI Demokrat Kecam Keras Fitnah Terhadap AHY di Isu Ijazah Jokowi
Di sektor transportasi, kebijakan penyesuaian tarif dan perlindungan pengemudi menjadi contoh konkret. Arnod menyoroti kebijakan potongan aplikasi ojek online sebesar 8 persen sebagai bentuk keberpihakan terhadap pekerja sektor informal.
“Ini bukan sekadar kebijakan tarif, tapi bagian dari efek multiplier ketika pendapatan pengemudi meningkat, daya beli naik, dan ekonomi bergerak,” ungkapnya.
Ia juga menilai kelancaran arus mudik pada Lebaran 2026 menjadi bukti nyata keberhasilan orkestrasi lintas kementerian di bawah koordinasi Menko Infrastruktur.